Jumat, 28 Oktober 2011

BERBAGI INFO

Assalamu'alaikum Wr.Wb

Semoga keridhaan ALLAH SWT selalu mengiringi langkah kita dalam beribadah, Gimana kabar bapak, ibu, saudara dan teman2? semoga senantiasa dalam keadaan sehat jasmani dan Rohani. Menyambut Hari Raya Idul Adha, kami berbagi info, menerima pesanan hewan kurban (Kambing dengan harga 1.100.00 (Binaan Bantul)) hasil dari petani pemberdayaan Program Baitul Maal Desa di Kabupaten Bantul,dan Gunung Kidul(Rp. 1.200.00 versi Kambing. Jawa).

Pesanan bisa kami terima paling lambat hari Selasa, 01 November 2011,serta hewan kurban dapat langsung kita salurkan ke dhuafa, atau bisa dikirim namun biaya order sesuai wilayah..terimakasih..

Info ini bisa diteruskan ke rekan-rekan bapak/Ibu saudara , dan pemesananya bisa langsung ke atas nama : Yulia Khoirunnisa cp 085729103763.

Terimakasih

Wassalamu'alaikum Wr.Wb

Regard:

Yulia Khoirunnisa

Add caption

Minggu, 03 Juli 2011

Bersiang Siung

Hari ini ...ups 1/2 Hari saja ya mengobati rasa rindu bersama kekasih dari Kekasih-Nya,,Kali ini Tour de South Mountain again,,[padahal baru kurang lebih seminggu lho bedanya sama teman-teman kantor]. Sesore di Siung , ternyata tempatnya yang lumayan buat pegal-pegal terutama bagian pinggang maklum motoran saja, namun dapat terobati dengan indahnya deburan ombak halus, dan beningnya air laut, rumput laut yang bermunculan,,,Subhanallah sungguh indah ni,,,bisa dikatakan Bali Island nya Jogja,,hehehe,,,Ngarang banget yak,,
Jalan ditempuh lewat Imogiri-Lanjut Panggang-Lanjut Paliyan-lanjut Saptosari-Tepus-Barulah sederetan Pantai Baron , Kukup, Krakal Indrayanti-dan Menuju Siung yah dari Baron sendiri jaraknya kurang lebih 15 Km,,tapi 15 kmnya Gunung, jauhnyaaa. Tempatnya masih lumayan alami, karena mungkin banyak orang yang belum tahu keindahannya ato sekaligus sangat jauh dari Kota Yogyakarta..ya sudah monggo sekali-kali boleh di Coba,,,

Sabtu, 02 April 2011

Sekedar Uang atau sudah Pengabdian,,,

Tersentil dengan kalimat ini"Sekedar Uang (Penghasilan) atau sudah menjadi pengabdi???...Dimana pun tempat kita bekerja semoga menjadi sarana Ibadah bukan hanya menuntut penghasilan..meskipun dengan uang menjadi alat untuk ibadah...tapi jangan karena uang trus menghalalkan segala cara....
Dan sepertinya apakah sudah menjadi sebuah pengabdian ????ketika awal mulanya bekerja hanya sebuah penghasilan semata, atau tujuan lain ..bisa saja seiring dengan waktu , motivasi segalanya berubah menjadi sebuah pengabdian kepada masyarakat, setiap rupiah, ringgit, dolar kita syukuri dan menjadikan cukup kaya,,,Layaknya seorang Fasilitator yang harus melakukan pendampingan masyarakat, menyuguhkan berbagai informasi dan melayani apa yang mereka butuhkan, menyampaikan aspirasi ringan ,,,sungguh nilai tak terbalas dengan sebuah rupiah ketika masyarakat merasakan senyuman bahagia , saat harapan terkabul,,,dan inilah sebuah pengabdian kecil...untuk Desa di Balik Gunung....


-----Bulan Pengajaran----




Senin, 28 Maret 2011

JALAN-JALAN LAGI

Kali ini hari seninku terisi dengan art, tak biasanya aku masuk suatu ruang,,,untuk mengambil sebuah gambar,,sungguh kali ini berbeda dari biasanya yang berbau dan menyentuh alam..tepatnya jeprat-jepret dan menimba ilmu pada sebuah lembaga kesenian, yang dinamakan APIKRI bisa dilihat dalam sitenya,,www.apikri.com .
Selain puas nglihat barang2 uniknya maupun jeprat-jepretnya, kita juga tahu asal mereka membangun bisnis, yang awal mulanya sangat kecil sampai sekarang yang menyentuh Omset ratusan juta perbulan,,Hebat bapaknya tentu sama Timnya. Cerita dari mereka yang tak pernah ditinggalkan dalam Lembaga APIKRI yaitu selalu menanamkan nilai islam dalam diri..Salut banget deh,,
 Berbagai macam pilihan benda2 unik membuat inspirasi bagi pengunjung yang ingin lebih memahami mengenai ART...tak ada salahnya bagi kita yang masih muda untuk menyempatkan dalam berwisata seni sekaligus mengetahui membangun bisnis.Monggo bagi teman-teman yang ingin menikmati silahkan datang saja,,,dijamin gak kecewa,,selamat mencoba,,


 -Maret 2011---
 

Jumat, 25 Maret 2011

Memahami dari sebuah kesempatan



Satu kehidupan yang tak lepas dari sebuah kesempatan, namun jangan sampai kesempatan sampai disalah gunakan,,, sebagai sebuah pelajaran. Kita tak tahu entah hari esok masih berdiri tegak atau terkapar. Untuk memahami dari sebuah kesempatan gunakan sebaik-baiknya hal tersebut, Jangan merusak hari ini untuk hari yang esok.


Ada kalanya sebagai insan yang dianggap paling sempurna menjadi bisa tak jauh lebih sempurna dari makhluk lainnya, karena berbagai godaan untuk menyia-nyiakan kesempatan baik sangat rawan. Tidak hanya yang menjadi seorang pejabat kaya-raya atau konglomerat, bahkan rakyat kecilpun sudah terdidik untuk melakukan hal terburuk untuk membunuh kesempatan baik.Ya entah karakter atau memang Pas pada kondisi tanpa memikirkan bagaimana untuk kedepannya,,,Salah satu pembunuhan kesempatan baik, yaitu ketika kerja mengabdi sebuah instansi namun melakukan penyelewengan atau pengkhianatan.demi hari ini bisa menyenangkan, tapi ketika semua sudah jelas , teraba sudah semua menjadi Beku, tak bisa berbuat apa-apa, harus mengorbankan rasa dari keluarga, Dari sebuah pelajaran gunakan kesempatan baik hari ini untuk hari esok,,Bukan hanya untuk hari ini tapi esok Beku,,,



Diketik atas inspirasi tragedi, Antara Bulan Januari-24 Maret 2011


----Tragedi Sebuah Pengabdian Rakyat-------





Kamis, 24 Maret 2011

Tak Menentu

Suara itu memecah Heningnya Malam
Tak lagi mampu tuk berucap
yang terdengar rintihan bibir tergetar


Sayang,,,Uraian Linang Air Mata 
Sayang...semua menjadi tersudut
Tapi , tenang sayang ini hanya Sebentar
Rengkuh suara itu demi kedamaian


Biarlah Malam itu menggigit kalbu yang tenang..
karena hati sudah tak bimbang


-February Melow----

Tak Menentu

Suara itu memecah heningnya Malam
tak mampu harus uraikan air mata
tak mampu berucap hanya merintih bibir bergetar

Hati berbisik, ini sebentar sayang
rengkuh suara itu untuk kedamaian datang
Sudahlah,,,Malam itu malam yang menggigit,,,hati tenang

--Februari 2011----

Mungkin

Sejauh mungkin kumemandangmu...
bayang-bayang hilang ditelan kegelapan malam
Bak Bulan menyinarkan cahaya tanpa ada bayang...


Mungkin kau kan datang
memberi sebersit senyuman
untuk sebuah ketulusan


Mungkin kau urungkan
bahkan satu senyumpun tak kau munculkan
yang dianggap hanya sebuah kenangan


Kini Mungkin kita sudahkan
kelak tahu yang kan datang


------Memory----

Selasa, 22 Maret 2011

Hujan

Rintik hujan mengiringi, Jalan menjadi saksi pernyataanmu,, 
Masihkan kau simpan bunga hatimu itu
Malam-malampun senyum tanpa ada bulan
bayangmu semakin menghilang
Tak kutemukan , meskipun di sudut jalan Itu,,,
Laju mu begitu kencang

Entah,,,bagaimana ku tatap mata untuk hari esok,,
Sanggup tak sanggup mata itu harus dipandang
Kuat tak kuat  aku bisa melihat binaran sinar dari mata itu
Seperti bola mata kulihat..
Penuh ketulusan,,,

Maaf tak sanggup untuk berucap

Maret 2011